DAIHATSU SIGRA Angsuran 2 JT-AN


Tampak proporsional sebagai MPV compact. Dengan desain bodi memanjang, tidak mengesankan bodi hatchback yang dipanjangkan. Perbedaan dengan Toyota Calya, hanya dari desain wajah depan saja. Terutama model grille dan rumah fog lamp. Selebihnya sama. Identitas logo huruf S yang berarti Sigra, tampak lebih menarik ketimbang logo burung Garuda milik Calya. Inilah yang membuat penampilan Sigra sedikit lebih elegan dibanding Calya. Tipe Deluxe mendapat hiasan krom di beberapa bagian, untuk memberi kesan mewah dibanding tipe standarnya.

INTERIOR


Interior tampak lebih sporty dibanding Calya, karena didominasi warna hitam di jok. Dasbor mengadopsi warna 2-tone, dengan perpaduan hitam dan silver di bagian tengah. Modelnya sederhana dan mengutamakan ruang lega di area kaki. Terutama dari posisi tuas transmisi yang terletak di center stack seperti Daihatsu Gran Max dan Luxio. Sementara tuas parking brake tetap di konsol tengah dengan bentuk yang tak lazim. Untuk posisi tuas transmisi matik terasa nyaman dan pas, namun tuas transmisi manual posisinya terlalu tinggi yang mudah membuat tangan pegal ketika sering berpindah gigi.


Kursi baris kedua dan ketiga, tampak normal layaknya mobil 7-seater lainnya. Tersedia head rest dan seat belt dengan legroom dan headroom cukup luas. Namun kursi pengemudi dan penumpang depan, tidak terlalu ergonomis akibat penerapan headrest yang menyatu dengan jok. Posisi sandaran kepala menjadi terlalu rendah bagi pengemudi berpostur tinggi.


Headroom dan legroom di baris kedua berlimpah dengan fleksibilitas tinggi karena dapat dimajumundurkan untuk menambah ruang kaki baris ketiga. Akses ke belakang pun dipermudah sistem pelipatan 1-touch tumble. Duduk di baris ketiga sudah pasti sempit untuk penumpang berpostur tinggi. Fitur rear air circulator yang menggantikan peran double blower, terasa efektif jika AC disetel dengan putaran angin kencang. Sehingga udara dingin lebih banyak diisapkan dan diembuskan kembali ke belakang.

Previous Post
Next Post
Related Posts